Tag Archives: deteksi awal stunting

Bagaimana Mencegah Gizi Buruk dan Stunting pada Anak? Ini Saran Ahli

Westatangeleno, JAKARTA — Pakar gizi masyarakat dari Dr Tan and Remanley Institute, Dr Tan Shot Yen, berbagi strategi intervensi dan pencegahan malnutrisi dan stunting pada anak. Dalam penjelasannya mengacu pada pedoman teknis Kementerian Kesehatan Masyarakat untuk penyediaan suplemen gizi (PMT) berbahan pangan lokal kepada anak kecil dan ibu hamil, Dr Tan menjelaskan algoritma yang dapat menjadi panduan bagi pejabat kesehatan masyarakat dan orang tua.

Algoritma Intervensi Malnutrisi Anak: Di Puskesmas Status gizi anak kecil diverifikasi. dan pemeriksaan kesehatan Termasuk mencari tanda bahaya. Apabila terdapat tanda-tanda bahaya dan tidak dapat ditangani di puskesmas, maka anak akan dibawa ke rumah sakit. Jika tidak ada tanda-tanda bahaya dan anak mengalami malnutrisi dengan atau tanpa stunting. Pengobatan dapat dilakukan di puskesmas. yang mencakup perawatan rawat jalan yang memberikan pengetahuan Konseling makanan dan pencegahan infeksi melalui pemberian PMT topikal selama empat hingga delapan minggu. Selain itu, stimulasi perkembangan dan pemantauan berat badan mingguan oleh pejabat kesehatan masyarakat juga dianjurkan. Jika pertambahan berat badan baik Balita dengan status gizi diatas -2 SD dapat dikembalikan ke Pojandu apabila berat badannya belum cukup bertambah setelah 14 hari. Ataukah ada tanda bahaya bahwa pengobatannya tidak bisa dilakukan di Puskesmas? Anak itu akan dibawa ke rumah sakit. Mengenai faktor risikonya, Dr. Tan menjelaskan 5 penyebab terjadinya maag yang perlu diketahui: Saat wanita hamil: Anemia Kurang energi kronis. dan lingkar lengan atas yang kecil Peningkatan risiko BBLR dan anemia pada anak Saat lahir: kegagalan melakukan inisiasi menyusu dini. Dapat mengakibatkan pemberian ASI tidak eksklusif. Dan akibatnya ada risiko tinggi untuk berhenti memberikan ASI. Pemberian ASI eksklusif gagal: anak sering sakit. Penggunaan susu buatan berlebihan, alergi susu dan intoleransi laktosa MPASI yang salah: Kuantitas dan kualitas MPASI yang tidak tepat Anak sering sakit: terkena penyakit seperti batuk, pilek, diare, TBC dan imunisasi yang tidak tepat.

Namun Dr Tan menekankan bahwa faktor risiko tersebut dapat dicegah dengan dukungan keluarga melalui literasi, pendidikan, sanitasi, imunisasi. dan perencanaan ekonomi

Untuk mendeteksi dini gejala stunting atau gizi buruk pada anak, dr Tan menyarankan agar para orang tua menjadikan Posiandu sebagai lini pertama. Jika berat badan anak Anda turun setelah diukur, segera rujuk ke puskesmas untuk evaluasi dan pengobatan lebih lanjut.

Dr Tan Shot Yen menekankan bahwa orang tua berperan penting dalam mencegah stunting. Deteksi dini penyakit Melewati Posiandu serta tindakan cepat di puskesmas merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan anak Anda. dan mencegah dampak jangka panjang dari malnutrisi dan stunting.